Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-05 20:28:06【Resep】021 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(85338)
Sebelumnya: 368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG
Selanjutnya: Sari Murni Group investasi di Vietnam perkuat ekspansi ke pasar global
Artikel Terkait
- Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
- BPKP sebut pengawasan program MBG harus dari hulu ke hilir
- Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut
- BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan
- HMI: MBG bisa hadirkan generasi sehat dan berdaulat
- Begini cara memisahkan tulang ceker ayam agar mudah diolah
- Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
- Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng
- Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
- Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG

Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah

Komdigi hadirkan Garuda Spark Medan untuk pengembangan talenta digital

SPPG diingatkan olah limbah MBG dengan baik, jangan cemari lingkungan

Kiat mempertahankan nutrisi makanan saat memasak menggunakan microwave

DPRD Banjarmasin desak SPPG tingkatkan higienitas cegah keracunan MBG

BGN beri bimbingan teknis kepada penjamah makanan di Lampung

KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT